Aliansi Jurnalis Independen


AJI Protes Larangan Siaran Langsung Sidang Pleno DPR
November 11, 1997, 2:03 pm
Filed under: Pernyataan Sikap

ALIANSI JURNALIS INDEPENDENT (AJI)
THE ALLIANCE OF INDEPENDENT JOURNALISTS
Office: Jl.Pam Baru Raya 16, Pejompongan, Jakarta 10210
Ph/Fax:(021)572-7018, 9183810 E-mail:jurnalis@idola.net.id
—————————————————————————–

PROTES ATAS DILARANGNYA SIARAN LANGSUNG
SIDANG PLENO DPR-MENTERI KEUANGAN

Aliansi Jurnalis Independen (AJI) menyatakan protes keras atas tindakan Menteri Penerangan Jend(purn)R. Hartono, yang melarang dua stasiun TV swasta, ANteve dan SCTV, untuk melakukan siaran langsung sidang pleno DPR-Menteri Keuangan, Senin 10 November kemarin.
ANteve dan SCTV, sebetulnya sudah memperoleh izin dari Ketua
DPR/MPR, untuk melakukan siaran langsung tersebut. Masyarakatpun menyambut
baik rencana kedua stasiun TV itu, mengingat bahwa dalam acara itu Menteri
Keuangan untuk pertamakalinya memberikan pernyataan terbuka mengenai paker
reformasi ekonomi, termasuk likuidasi 16 bank, yang beberapa di antaranya
adalah bank milik anggota keluarga presiden Soeharto. Paket reformasi
ekonomi itu dilakukan sehubungan dengan bantuan IMF untuk memulihkan krisis
moneter, menyusul anjloknya nilai rupiah.
Tiba-tiba saja, semalam sebelum acara, Direktur Televisi Departemen
Penerangan, Aziz Husain, menelpon kepada kedua stasiun TV swasta itu
mengenai pelarangan siaran yang sangat ditunggu masyarakat itu. ANteve,
menurut Manajer Pemberitaannya, H.Aazkarmin Zaini, menerima telepon
pelarangan itu pada hari Minggu malam, Pukul 22.00. Sementara SCTV, menurut
pengakuan Don Bosco Selamun, assignment editor untuk program Liputan 6,
menerima telepon serupa dua jam kemudian, pada pukul 24.00.
Dalam penjelasannya kepada wartawan kemarin, Menteri Penerangan R.
Hartono menyebut bahwa keputusan pelanggaran siaran langsung itu dudasarkan
pada ketentuan dalan Undang-undang No.24 tahun 1997 tentang Penyiaran, yang
baru beberapa bulan lalu disahkan. Dikatakan Hartono, TV swasta tidak boleh
membuat siaran langsung dari DPR, hanya TVRI yang boleh. Padahal tidak
adasatupun pasal dalam UU No.24/97 itu yang menyebut ketentuan mengenai
siaran langsung dari DPR. Yang ada hanyalah bahwa TV swasta dimungkinkan
untuk menyelenggarakan siaran langsung bersama dengan stasiun milik
pemerintah, TVRI.
Kasus ini merupakan pelanggaran serius atas kebebasan pers,
kebebasan memperoleh dan menyebarluaskan informasi, dan hak masyarakat untuk
tahu (the society’s right to know). Lebih memprihatinkan lagi, untuk
meligitimasi tindakan itu, Menteri Penerangan R. Hartono memanipulasi UU
No.24/97.
Hal ini memperlihatkan pula, bahwa produk perundang-undangan seperti
UU Pokok Pers No.21 tahun 1982, dan yang terbaru, UU Penyiaran No.24/97,
hanya berhenti di atas kertas, dan tidak berdaya di hadapan kekuasaan
pemerintah, bahkan menjadi alat untuk membenarkan keputusan pemerintah.
Sekali lagi, AJI menyatakan protes keras atas kasus di atas.
Untuk kesekian kalinya pula AJI menyerukan agar pemerintah mencabut
semua bentuk sensor, pengendalian dan tekanan atas pers, demi tegaknya
kebebasan pers, kebebasan untuk memperoleh dan menyebarluaskan informasi,
dan hak masyarakat untuk tahu, sebagaimana diamanatkan oleh UUD 1945, dan
diatur dalam perundang-undangan di bawahnya seperti UU Pokok Pers nomor
sekian dan UU Penyiaran No.2497.

Jakarta, 11 November 1997

Aliansi Jurnalis Independen

Lukas Luwarso Dadang Rhs
Ketua Sekretaris
Aliansi Jurnalis Independen
(The Alliance of Independent Journalists)
Office: Jl. PAM Baru Raya No.16, Pejompongan
Jakarta Pusat 10210
INDONESIA
Telp: (62-21)9183810, Fax: (62-21) 572-7018,
E-mail: jurnalis@idola.net.id


Leave a Comment so far
Leave a comment



Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s



%d bloggers like this: