Aliansi Jurnalis Independen


IFJ Serukan Bebaskan Ersa-Fery
December 20, 2003, 2:21 pm
Filed under: Kliping

Kompas, Sabtu, 20 Desember 2003

Jakarta, Kompas – International Federation of Journalists (IFJ), organisasi jurnalis sedunia yang beranggotakan sekitar 500.000 wartawan, Kamis, menyerukan perlunya aksi internasional memberi perhatian serius untuk pembebasan reporter RCTI Ersa Siregar dan kamerawan Fery Santoro.

IFJ melalui Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Indonesia hari Jumat (19/12) kemarin menyampaikan surat kepada Presiden Megawati Soekarnoputri yang mendesak Pemerintah Indonesia menghilangkan semua hambatan bagi pembebasan Ersa dan Fery.

Surat itu disampaikan Ketua AJI Indonesia Edy Suprapto ke Kepala Biro Pers dan Media Istana Kepresidenan Garibaldi Sujatmiko di Bina Graha, Jumat. “Dengan surat ini kami juga sekaligus ingin membuka dialog dengan pemerintah untuk membicarakan pembebasan Ersa dan Fery,” kata Edy.

Surat itu juga disampaikan perwakilan IFJ di sejumlah negara melalui kedutaan besar Indonesia di Canberra, Manila, Brussels, Washington, The Hague, dan London. IFJ meminta Pemerintah Indonesia melakukan segala sesuatu yang dibutuhkan bagi pembebasan dua jurnalis yang disandera oleh Gerakan Aceh Merdeka (GAM) tersebut.

Organisasi itu juga mendesak Pemerintah Indonesia dan mengarahkan TNI agar mengizinkan IFJ dan Palang Merah Internasional di Aceh untuk mengambil alih kedua jurnalis itu dari tangan GAM.

IFJ mengklaim telah mendapat persetujuan GAM untuk mengambil alih kedua jurnalis itu pada 19 Agustus. Namun menurut Presiden IFJ Chritopher Warren, kedua jurnalis itu masih ditahan GAM karena TNI tidak mengizinkan gerak bebas organisasi HAM internasional untuk mengamankan pelepasan Ersa dan Fery. (wis)

Advertisements