Aliansi Jurnalis Independen


AJI dan PWI Kecam Pengeroyokan
September 22, 2004, 2:49 pm
Filed under: Kliping

Kompas, Rabu, 22 September 2004

DAERAH SEKILAS

Banda Aceh – Aliasa (34), wartawan harian Mandiri terbitan Medan, dikeroyok sekelompok orang di sebuah kafe di Kutacane, ibu kota Kabupaten Aceh Tenggara, Minggu (19/9). Hingga Selasa kemarin, yang bersangkutan masih terbaring akibat luka di kepala, mata, dan telinga. Pengeroyokan tersebut diyakini sebagai dampak pemberitaan surat kabarnya menyangkut aktivitas pencurian kayu yang diduga dilakukan oleh orang-orang tertentu. “Saya masih terbaring,” kata Aliasa kepada Kompas. Di Banda Aceh, Aliansi Jurnalis Independen (AJI) dan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Aceh mengecam tindakan penganiayaan itu dan minta polisi menindak pelakunya. Ketua AJI Banda Aceh Nurdin Hasan menyatakan, tindakan premanisme tersebut jelas sangat bertentangan dengan undang-undang. (NJ)



Wartawan Makassar Aksi Diam
September 6, 2004, 7:08 pm
Filed under: Berita

Senin, 06 September 2004 | 12:39 WIB

TEMPO Interaktif, Makassar:Sekitar 50 wartawan di Makassar, Sulawesi Selatan melakukan aksi keprihatinan atas kasus Tempo didepan aparat kepolisian, Senin (6/9). Mereka meminta putusan yang akan dijatuhkan majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Pusat tidak didasari pertimbangan politis.

Aksi itu berlangsung didepan aparat keamanan yang bertugas mengamankan pelantikan anggota DPRD Makassar. Selain ratusan aparat keamanan, juga terlihat Kapolwiltabes Makassar, Kombes Adjie Rustam Ramdjas, Kapolres Makassar Timur AKBP Adi Cahyo dan sejumlah calon anggota DPRD Makassar yang akan dilantik.

Selain itu, mereka juga melakukan doa bersama wartawan juga membagikan stiker anti kriminalitas pers kepada aparat keamanan dan pengguna jalan.

Ketua Aliansi Jurnalis Independent (AJI) Makassar Muannas, sidang putusan Tempo hari ini, merupakan titik balik kemerdekaan pers kedepan. Dikatakan titik balik kemerdekaan pers kedepan, jika Bambang Harymurti divonis bersalah, itu merupakan malapetaka besar bagi kehidupan pers. “Kasus yang dihadapi Tempo, bukan kasus Tempo belaka. Tetapi mencerminkan kehidupan pers kedepan,” katanya.

Irmawati – Tempo News Room
http://www.tempointeraktif.com/hg/nusa/sulawesi/2004/09/06/brk,20040906-10,id.html



Lima Bulan Terjadi 43 Kasus Kekerasan Terhadap Jurnalis
September 2, 2004, 1:20 pm
Filed under: Berita

Solo, Bernas – Dalam kurun waktu 5 bulan terhitung sejak Januari hingga Mei 2000 telah terjadi 43 kasus tekanan dan kekerasan terhadap jurnalis dan media. Tindak kekerasan sekarang ini justru dilakukan oleh masyarakat sebanyak 24 kasus, sedang polisi, tentara dan pejabat pemerintah hanya 17 kasus. Continue reading