Aliansi Jurnalis Independen


AJI Kutuk Penyerangan Kantor Indopos
December 21, 2005, 10:43 am
Filed under: Berita

Rabu, 21 Desember 2005 | 12:29 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Ketua Umum Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Indonesia, Heru Hendratmoko mengecam keras aksi premanisme. “Kami menuntut polisi mengusut aksi penyerangan itu dan menangkap pelaku kekerasan serta menyeretnya ke pengadilan,”kata Heru.

Menurut Heru, segala ketidakpuasan atas pemberitaan pers semestinya dilakukan melalui proses hak jawab. Atau mengadukannya kepada Dewan Pers.

Puluhan orang, Selasa malam (20/12) menyerang kantor Indopos, di Jln.Kebayoran Lama, Jakarta. Mereka merusak komputer peralatan kantor dan menyerang beberapa jurnalis yang berada di kantor itu. Seorang jurnalis bahkan patah tulang hidungnya. “Preman itu langsung main pukul terhadap wartawan, saya menderita luka memar. Ada teman kami yang hidungnya patah,”kata Dili, wartawan yang kebetulan ada di kantor itu.

Ngamuknya para preman itu berkaitan dengan tulisan dua hari berturut-turut yang bertajuk Reformasi Preman Tanah Abang. Masih belum jelas para preman pelaku perusakan dan penganiayaan itu. Bahkan Kepala Kepolisian Resort Jakarta Selatan Komisaris Besar Polisi Gufron membantah terjadinya penyerangan kantor Koran Indo Pos di Gedung Graha Pena Lantai X, Kebayoran Lama. “Gak ada penyerangan, mereka hanya mau klarifikasi, tapi gayanya mungkin yang membuat seperti itu,”katanya. Walaupun Gufron juga mengakui ada dua wartawan Indopos yang terluka akibat “klarifikasi” itu.

AT/Nieke/Evy


Leave a Comment so far
Leave a comment



Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s



%d bloggers like this: