Aliansi Jurnalis Independen


Sikap AJI tentang Kasus Pembunuhan Herliyanto
May 15, 2006, 1:59 pm
Filed under: Pernyataan Sikap

Hanya beberapa hari menjelang peringatan Hari kebebasan Pers 3 Mei
diperingati oleh jurnalis di seluruh dunia, seorang wartawan freelance
Tabloid Delta Pos Sidoarjo Jawa Timur terbunuh. Herliyanto, 40, nama
wartawan itu, ditemukan tewas pada 29 April 2006 di dalam hutan jati desa
Tarokan, Kecamatan Banyuanyar, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur.

Hasil visum et repertum dari Rumah Sakit Umum Probolinggo menyebutkan,
Herliyanto tewas akibat luka tusukan benda tajam di sekujur tubuh,
mulai dari perut, punggung, tengkuk dan kepala. Usus korban terburai
sekitar 25 cm, luka pada tengkuk selebar 12,5 cm, dan kepala bagian atas luka
dengan lebar 8 cm. Berdasarkan penyelidikan polisi, pembunuhan
Herliyanto bukan bermotif perampokan, karena harta benda milik korban -termasuk
sepeda motornya- ditemukan masih utuh. Yang belum ditemukan justru
peralatan liputan milik korban seperti kamera dan buku notes wartawan.

AJI Indonesia yang menurunkan tim ke Probolinggo untuk menyelidiki
kasus ini menemukan indikasi kuat bahwa pembunuhan Herliyanto terkait
dengan tugasnya sebagai wartawan. Indikatornya tercermin dari pemberitaan
yang ditulis Herliyanto untuk Tabloid Visual, sebuah tabloid terbitan
Jakarta (yang sudah tutup), dan Tabloid Delta Pos Nomor 43 (edisi 1–7 Mei
2006). Salah satu laporan Herliyanto dalam Tabloid Visual menceritakan
aksi protes warga Tulupari terhadap kepala desa mereka yang diduga
menyelewengkan program beras untuk rakyat miskin (raskin) tahun 2000.
Akibat pemberitaan tersebut pihak kepolisian setempat melakukan proses
hukum. Hasilnya, selain dipidana, Kepala Desa Tulupari dilengserkan oleh
warganya.

Sementara dalam Tabloid Delta Pos edisi yang lain, Herliyanto menulis
kasus penjualan air bersih di Desa Padagangan, Probolinggo. Berita
ditulis korban berdasarkan surat pengaduan Badan Pertimbangan Desa (BPD)
Padagangan kepada Bupati Probolinggo. Sebelum dibunuh, dari teman-teman
korban diketahui, Herliyanto akan melakukan liputan tentang penyelewengan
uang desa Tulupari, penyelewengan dana Bantuan Operasional Sekolah
(BOS) di kecamatan Tiris, kasus pemalsuan tanda tangan Kepala Sekolah Desa
Tulupari, dan kasus runtuhnya jembatan dan dinding kali di desa
Tulupari. Sampai disini disimpulkan, Herliyanto dibantai kawanan pembunuh yang
terusik pemberitaan yang ditulisnya.

Melalui surat ini, Aliansi Jurnalis Independen (AJI ) Indonesia
menyatakan sikap sebagai berikut :

1. Mengutuk pembunuhan terhadap Herliyanto, wartawan freelance Tabloid
Delta Pos, Jawa Timur. Aksi pembunuhan yang keji dan terencana ini
jelas-jelas perbuatan biadab, merupakan serangan langsung terhadap profesi
jurnalis, dan mengancam kemerdekaan pers

2. Meminta aparat kepolisian -khususnya- Polda Jawa Timur untuk
mengusut tuntas kasus pembunuhan Herliyanto, dengan segera menangkap
pelakunya dan menyeretnya ke pengadilan. AJI mendukung dan menghargai kerja
keras dan cepat aparat kepolisian di Probolinggo dalam upaya mengusut
kasus pembunuhan Herliyanto, termasuk mengungkap motif, menjerat pelaku dan
mengejar dalang pembunuh wartawan itu

3. Meminta kepada aparatur pemerintah di semua tingkatan, serta
masyarakat umum, untuk memahami dan menghormati tugas jurnalis, termasuk
memberikan bantuan dan perlindungan bagi jurnalis yang bertugas di lapangan.
AJI mengingatkan profesi jurnalis di seluruh Indonesia dijamin oleh
Pasal 8 UU Pers No. 40/1999 dan Pasal 28F Amandemen II UUD 1945.

BENDERA HITAM PERS BERKIBAR DI LANGIT JAWA TIMUR.

Jakarta, 15 Mei 2006

Ketua Umum
Heru Hendratmoko

Koordinator Divisi Advokasi
Eko Maryadi


Leave a Comment so far
Leave a comment



Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s



%d bloggers like this: