Aliansi Jurnalis Independen


AJI Surabaya soal THR
October 16, 2006, 11:17 am
Filed under: Press Release

Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Surabaya
Sekretariat : Jl Gubeng Airlangga I/7 – Surabaya 60286 – Indonesia
Telepon/Fax : +6231 5035086
——————————————————–
Himbauan Perihal THR

Nomor : 028/AJI-Sby/Ext/A/X/2005
Kepada Yth. Media Massa
di tempat

Dengan hormat,
Lebih kurang seminggu lagi, Hari Raya Idul Fitri-hari kemenangan bagi umat Islam akan dirayakan. Peristiwa sakral yang umumnya dilanjutkan dengan acara saling bermaaf-maafan untuk kembali dengan manusia yang fitri.

Dalam kaitan kerja jurnalistik yang melibatkan pekerja media dengan tempatnya bekerja serta berbagai pihak yang berkaitan dengan pemberitaan media, sudah selayaknya momentum indah tersebut disikapi dengan sepantasnya. Bentuknya, dengan memberikan apa yang menjadi hak dari pekerja media serta tidak memberikan apa yang tidak menjadi haknya.

Menyikapi momentum sakral tersebut, Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Surabaya sebagai salah satu organisasi profesi jurnalis/wartawan yang berafiliasi dengan International Federation of Journalists (IFJ) menghimbau:

1.Perusahaan media memberikan Tunjangan Hari Raya (THR) kepada seluruh pekerja media (jurnalis dan karyawan lainnya). Ini sesuai ketentuan dalam Permenaker RI nomor 04/Men/1994 pasal 3 ayat (1) dan (2). Ketentuan tersebut berisikan, bagi pekerja yang masa kerjanya 1 tahun atau lebih, besarnya THR harus diberikan sebesar 1 bulan upah. Adapun bagi pekerja yang masa kerjanya lebih dari 3 bulan tetapi kurang dari 1 tahun, tunjangannya diberikan secara proporsional sesuai masa kerjanya dengan perhitungan masa kerja dibagi 12 lalu dikalikan satu bulan upah. Di Jawa Timur, Gubernur Imam Utomo merespon lewat SE nomor 560/11975/031/2006 tanggal 26 September tentang THR Keagamaan tahun 2006.

2.Semua pihak yang berkaitan dengan pemberitaan media (narasumber, instansi, organisasi atau yang lainnya) untuk tidak memberikan THR dalam bentuk apapun kepada jurnalis/wartawan karena bertentangan dengan UU Pers nomor 40/1999 dan Kode Etik Jurnalistik tahun 2006. Ditambah lagi himbauan/seruan KPK yang menyatakan pemberian THR bukan dari instansi tempatnya bekerja dapat dikategorikan suap.

3.Kepada semua pihak, AJI Surabaya untuk mendorong terciptanya kemerdekaan, profesionalisme serta kesejahteraan jurnalis/wartawan dan Indonesia yang bebas suap.

Demikian himbauan ini ditujukan kepada seluruh pihak dan berharap adanya implementasi positif sebagai peran serta AJI sebagai wadah organisasi jurnalis/wartawan.

Surabaya, 16 Oktober 2006

Iman Dwianto Nugroho
Ketua AJI Surabaya

Tembusan:

1. Media Massa
2. Instansi Terkait
3. AJI Indonesia


Leave a Comment so far
Leave a comment



Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s



%d bloggers like this: