Aliansi Jurnalis Independen


Sikap AJI atas Kasus Bambang Wisudo
February 22, 2007, 4:01 pm
Filed under: Pernyataan Sikap

Aliansi Jurnalis Independen
The Alliance of Independent Journalists
No : 036/AJI-SEK/ Sikap/II/ 2007

Sikap AJI atas Kasus Bambang Wisudo

Perkembangan kasus pemutusan hubungan kerja terhadap wartawan Harian Kompas, Bambang Wisudo, saat ini dalam proses perundingan untuk mencapai win win solution. Kasus ini sempat masuk ke Dinas Tenaga Kerja DKI Jakarta, namun prosesnya dikembalikan kepada penyelesaian bipartit. Saat ini, perundingan- perundingan masih dilakukan untuk mencapai titik temu atas kasus tersebut.

Pada saat proses perundingan berjalan, terjadi sejumlah aksi protes yang mendorong penyelesaian kasus secara bijaksana. Di dalam Harian Kompas juga terjadi dinamika serupa. Ada yang mendukung perjuangan Wisudo – meski dengan diam, tapi ada juga yang terang-terangan menentangnya. Lalu, lahirlah Seruan Wartawan Kompas, yang salah satu isinya menyebut ada pihak yang menjadi petualang dalam kasus ini.

Adanya pernyataan sikap seperti tertuang dalam seruan itu merupakan reaksi biasa dalam suasana sengketa. AJI menilainya sebagai ekspresi dari sikap seseorang atau sekelompok orang atas kasus ini. Sebagai organisasi profesi yang punya kepedulian pada masalah kesejahteraan pekerja pers, AJI memiliki pandangan yang berpijak pada sejarah dan semangat Deklarasi Sirnagalih, 7 Agustus 1994. AJI mempunyai sejarah perlawanan panjang terhadap berbagai bentuk kesewenang-wenangan terhadap pers.

Dalam kasus Bambang Wisudo, AJI menilai ini tidak semata soal PHK. Ada sikap anti serikat pekerja dalam kasus tersebut. Jika kita runut kasusnya, maka kita bisa melihat bahwa awal dari kasus ini adalah perjuangan Perkumpulan Karyawan Kompas (PKK) untuk memperjuangkan kepemilikan saham 20 persen.

Perjuangan panjang itu akhirnya memang selesai setelah melalui perdebatan dan ketegangan cukup lama. Kesepakatannya, akan ada profit sharing. Mengingat ketegangan yang terjadi selama proses negosiasi, dalam kesepakatan yang ditandatangani PKK dan manajemen Kompas itu juga ada klausul untuk sama-sama menciptakan iklim yang kondusif.

Tapi yang terjadi kemudian adalah mutasi terhadap sejumlah karyawan, termasuk dua pengurus Serikat Pekerja, yaitu Ketua PKK Sahnan Rangkuti ke Padang, Sumatera Barat. Sedangkan Sekretaris PKK Bambang Wisudo ke Ambon, Maluku. Wisudo menyampaikan keberatannya atas kasus tersebut dengan menempelkan poster di kantor. Inilah yang berujung pada penyekapan dan PHK terhadap Wisudo, 8 Desember 2006.

Undang Undang Nomor 21 tahun 2000 tentang Serikat Pekerja jelas memberikan perlindungan terhadap pengurusnya dalam menjalankan aktifitas di tempatnya bekerja. Termasuk dari kemungkinan mutasi. Seorang pengurus serikat pekerja tidak bisa dimutasi apalagi di PHK dengan alasan kedudukannya di Serikat Pekerja, kecuali yang bersangkutan melakukan tindak pidana. Dalam kasus ini, AJI tidak melihat Bambang Wisudo melakukan tindakan pidana apapun.

Selain itu, proses PHK terhadap Bambang Wisudo juga tidak lazim. Penandatangan PHK adalah Pemimpin Redaksi Kompas. Proses PHK-nya juga tidak melalui prosedur seperti diatur Undang Undang No 13 tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan, yaitu tanpa adanya surat peringatan pertama hingga ketiga.

Atas dasar uraian di atas, AJI berpendirian, kasus pemutusan hubungan kerja sepihak oleh Pemimpin Redaksi Harian Kompas Suryopratomo terhadap Bambang Wisudo bukan semata masalah PHK. Melainkan juga soal sikap anti serikat pekerja. Oleh karena itu, AJI berkewajiban memberikan pembelaan terhadap Bambang Wisudo sebagaimana AJI mendukung berdirinya Serikat Pekerja yang sehat dan bermartabat di tiap kantor media.
Jakarta, 21 Februari 2007

Hormat kami,

Abdul Manan
Sekretaris Jenderal AJI


Leave a Comment so far
Leave a comment



Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s



%d bloggers like this: