Aliansi Jurnalis Independen


Diskusi Kesehatan Reproduksi dan Perlindungannya
April 24, 2007, 2:01 pm
Filed under: Agenda

Kepada Yth. Rekan-rekan Jurnalis
Di Jakarta

Dengan hormat,
Tubuh perempuan dan laki-laki sejak semula sudah berbeda dengan fungsi yang berbeda pula. Namun dalam perjalanan waktu, tak banyak dari kita mengenal tubuh kita sendiri terutama organ-organ tubuh untuk reproduksi. Sementara dengan berlalunya waktu, orang hanya mengenal seks yang diasumsikan sebagai kegiatan untuk mendapatkan kenikmatan, wujud keintiman dan kasih sayang serta pornografi. Continue reading

Advertisements


Undangan Aksi Hari Buruh
April 23, 2007, 2:03 pm
Filed under: Agenda

Kepada: Seluruh anggota dan staf AJI
Di Jakarta

Berdasarkan instruksi AJI Indonesia kepada cabang-cabang AJI untuk memperingati Hari Buruh Internasional (May Day) secara serentak di berbagai kota, kami mengundang kawan-kawan untuk bergabung dalam aksi tersebut pada Selasa, 1 Mei mendatang. Titik kumpul aksi AJI Jak adalah di depan Plaza Bank Bumi Daya (belakang Hotel Le Meredien), pukul 10.00. Selanjutnya kita akan menuju Bundaran HI, bergabung bersama elemen buruh lain untuk menuntut “Upah Layak Bagi Jurnalis”. Continue reading



Press Release Gugatan Anti-Serikat Pekerja
April 18, 2007, 2:36 pm
Filed under: Press Release

KOMITE ANTI PEMBERANGUSAN SERIKAT PEKERJA (KOMPAS)
Sekretariat : Jl. Prof. Dr. Soepomo, S.H., Komplek BIER No.1A, Menteng
Dalam, Jakarta 12870
===========================================================

Press Release: Gugatan PMH Perihal Tindakan Anti Serikat (Anti Union)

“Siapapun dilarang menghalang-halangi atau memaksa pekerja/buruh untuk menjalankan atau tidak menjalankan kegiatan serikat pekerja/serikat buruh dengan cara a) melakukan pemutusan hubungan kerja, memberhentikan sementara; b) menurunkan jabatan, atau melakukan mutasi; c ) tidak membayar atau mengurangi upah pekerja/buruh; d) melakukan intimidasi dalam bentuk apapun.” Continue reading



Appeal on Mizzima News
April 17, 2007, 7:14 am
Filed under: Berita

Shri Shivraj Patil

Minister of Home Affairs

Government of India

New Delhi

Fax: +91 11 2309 4221 (Office)

+91 11 2379 4833 (Residence)

+91 11 2301 7580 (Parliamentary House)

Dear Honourable Minister,

The Alliance of Independent Journalists (AJI) Indonesia, an organization representing journalists in Indonesia, is deeply concerned by the Indian authorities’ sealing of the headquarters of Mizzima News, an independent news agency on Burma run by exiled Burmese journalists in New Delhi.

According to Mizzima News, at around 11:30 a.m. (local time) on 16 April 2007, two Delhi municipal officers and about 20 police officers came to the news agency and ordered it shut down. The authorities closed off Mizzima News’s library and sealed the rooms where computers, equipment and files are kept.

Mizzima News’s editors were told that the raid by the Municipal Corporation of Delhi (MCD) was conducted in line with a wider campaign against “commercial activities” in what was supposed to be a residential area. Mizzima News, which is founded in August 1998 as an independent and non-profit news agency, has denied conducting any commercial work, noting that no other commercial shops or businesses near the Mizzima office were raided that day.

The raid was a surprise to Mizzima News’s editors as its operations have always been known to the Indian authorities.

Mizzima News produces independent news and commentary on Burma. It has been reporting consistently about the human rights situation in Burma, including violations against the media and journalists by the Burmese military junta. More broadly, it expressly supports the campaign to restore a federal democracy in Burma.

The shuttering of the Mizzima News headquarters is a serious blow not only to the organisation, but to the people of Burma themselves. Already denied their voice under a severely repressive military regime in Rangoon, the people of Burma are now further deprived of a courageous medium that helps to bring their plight to the world, on a daily basis. The outside world, for that matter, including a large community of Burmese exiled and scattered throughout all the continents, is denied access to independent and credible news, information and commentary on Burma.

AJI Indonesia therefore urges the Indian government to allow Mizzima News to resume work at its headquarters, in adherence to the spirit and letter of the International Covenant on Civil and Political Rights (ICCPR) of the United Nations, to which India acceded in 1979.

Yours sincerely,

Heru Hendratmoko

President

Eko Maryadi

Coord. Advocacy Division



Aliansi Jurnalis Mengecam Pemenjaraan terhadap Wartawan
April 13, 2007, 11:05 am
Filed under: Berita

Jum’at, 13 April 2007 | 05:39 WIB

TEMPO Interaktif, Medan: Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Medan mengecam tindakan aparat Polresta Siantar yang memenjarakan wartawan Medan Bisnis, Samsuddin Harahap. Tindakan itu dinilai sebagai upaya membungkam kebebasan pers karena dilakukan tanpa dasar hukum yang kuat. Continue reading



AJI Adakan Press Freedom Award 2007
April 12, 2007, 10:30 am
Filed under: Kliping

Jakarta, CyberNews. Menyambut perayaan Hari Kemerdekaan Pers Sedunia yang ke-14, 3 Mei 2007, Aliansi Jurnalis Independen (AJI) bekerjasama dengan DRSP USAID akan memberikan penghargaan Press Freedom Award (PFA) 2007.  ni merupakan ajang penghargaan bagi para jurnalis dan penulis/kolumnis yang gigih dan konsisten memperjuangkan pers yang merdeka dan beragam. Tahun 2007 ini merupakan kali pertama AJI menyelenggarakan PFA.  Continue reading



AJI Medan soal Penahanan Wartawan Bisnis Medan
April 10, 2007, 12:44 pm
Filed under: Pernyataan Sikap

PERNYATAAN SIKAP AJI MEDAN

No : 025/B/AJI-Mdn/V/April/07
Hal :  Surat Kecaman Atas Pemenjaraan Wartawan Medan Bisnis di Pematangsiantar

Kasus kekerasan yang menimpa Pers  di Sumatera Utara sudah memasuki tahap yang memprihatinkan. Kekerasan baik fisik dan non fisik hingga pemenjaraan wartawan membayangi profesi jurnalis sebagai pilar keempat demorasi.

Ironisnya, kasus-kasus kekerasan terhadap pers di Sumatera Utara justu dilakukan oleh pejabat daerah maupun institusi militer/polisi. Padahal, tugas dan fungsi Pers dilindungi oleh Undang-Undang Pers No 40 Tahun 1999.

Kasus penahanan Samsuddin Harahap, Wartawan Medan yang bertugas di Pematangsiantar merupakan contoh dari arogansi pejabat daerah yang alergi atas pemberitaan-pemberitaan kritis yang dilakukan wartawan. Continue reading