Aliansi Jurnalis Independen


AJI Jakarta Desak Polisi Usut Kekerasan terhadap Reporter Lativi
May 5, 2007, 11:56 am
Filed under: Pernyataan Sikap

Kekerasan terhadap wartawan yang sedang menjalankan tugas jurnalistiknya kembali terjadi. Kali ini, korbannya adalah Ahmad Sakirin, reporter sekaligus kameramen Lativi. Wartawan yang berstatus kontributor itu mengalami kekerasan fisik saat meliput sengketa tanah antara Universitas Kristen Indonesia (UKI) dan Yayasan Administrasi Indonesia (YAI), di Salemba, 28 April lalu.

Menurut penuturan korban dan sejumlah saksi mata, kekerasan fisik itu dilakukan oleh salah seorang satgas perusahaan jasa keamanan PT Kencana Indotama Persada yang mengamankan tanah sengketa tersebut. Saat terjadi bentrokan antara mahasiswa yang mewakili UKI dengan satgas PT Kencana Indotama Persada, korban mengambil gambar dengan kamera handycam. Namun, salah seorang dari satgas mendekati korban lalu memukuli korban, meski korban memberitahu bahwa dirinya adalah wartawan Lativi berikut dengan tanda pengenalnya.

Petugas jasa keamanan itu memukul kepala korban yang sedang memakai helm hingga helm tersebut pecah. Tak hanya itu, pelaku juga mencekik leher korban serta memukul badan korban dengan balok. Hingga saat ini, korban mengalami kesulitan untuk kembali menjalankan tugasnya sebagai wartawan. Berdasarkan hasil visum yang ada, tindak kekerasan tersebut melukai fisik korban sehingga tergolong tindak pidana kekerasan.

Pada hari itu juga, korban melaporkan tindak kekerasan yang dialaminya ke Polres Jakarta Pusat. Kasat Reserse Kriminal Polres Jakarta Pusat, Agustinus Pangaribuan yang menerima pengaduan tersebut berjanji mencari dan menangkap pelaku kekerasan tersebut. Namun, hingga kini Polres Jakarta Pusat belum bisa menemukan dan menangkap pelaku kekerasan tersebut.

Peristiwa itu merupakan bukti bahwa wartawan di Jakarta belum bebas dalam menjalankan tugas jurnalistik. Atau dengan kata lain, tindakan kekerasan terhadap wartawan yang sedang bekerja masih kerap terjadi.

Berikut ini AJI Jakarta menyatakan sikapnya:
1. Mengecam kekerasan yang dilakukan oleh petugas jasa keamanan terhadap reporter Lativi yang tengah melakukan kerja jurnalistiknya. Menurut AJI Jakarta, tindakan itu merupakan upaya menghalang-halangi pekerjaan jurnalistik seperti dilindungi Undang-Undang Pers. Pelakunya diancam hukuman 5 tahun penjara dan denda Rp 500 juta. Menurut AJI Jakarta, kekerasan itu pun merupakan penganiayaan yang bisa dituntut berdasarkan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana.
2. Menyesalkan sikap Polres Jakarta Pusat yang lamban dalam mengusut kekerasan tersebut
3. Mendesak Polres Jakarta Pusat segera menangkap pelaku kekerasan dan memprosesnya sesuai hukum yang berlaku. Jika dalam waktu 3 x 24 jam Polres Jakarta Pusat belum melakukan tindakan yang nyata, AJI Jakarta akan membawa kasus ini ke tingkat yang lebih tinggi, seperti Polda Metro Jaya dan Mabes Polri, agar mendapat perhatian yang serius dari polisi.
4. Meminta semua pihak menghormati setiap wartawan yang sedang menjalankan tugas jurnalistiknya. Jika ada pihak yang merasa keberatan dengan prilaku jurnalis dan karya jurnalistik, hendaknya menggunakan mekanisme yang diatur Undang-Undang Pers, yakni memakai hak jawab, hak koreksi, atau mengadukannya kepada Dewan Pers.

Jakarta, 5 Mei 2007

Ketua AJI Jakarta, Jamaluddin
Ketua Divisi Advokasi, Umar Idris


2 Comments so far
Leave a comment

Kenapa sich kekerasan menjadi jalan dari semua masalah,,,,kekerasan terhadap wartawan lativi sangat gk etis banget,,, seharusnya wartawan tu d lindungi ,,biukan di lecehkan

Comment by rosmawatye

kekerasan terhadap wartawan memang sudah terjadi dari dulu,lucunya lagi trus terjadi sampai sekarang ya hehe…bukan saja terjadi pada saat peliputan di lapangan,yang mesti diwaspadai lagi kekerasan wartawan dengan membunuh karaktar independen di tempatnya bekerja,setuju kan?

Comment by agil supit jr




Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s



%d bloggers like this: